Olivia Podmore, Pengendara Sepeda Olimpiade Selandia Baru 2016, meninggal pada usia 24 tahun

Mantan pengendara sepeda Olimpiade Selandia Baru Olivia Podmore telah meninggal, menurut Komite Olimpiade negara itu. Dia berusia 24 tahun.

“Komite Olimpiade Selandia Baru sangat sedih atas kehilangan nomor 1333 Olimpiade dan pengendara sepeda Olivia Podmore,” kata pernyataan itu. “Kami menyampaikan belasungkawa terdalam kami kepada keluarga, teman, dan anggota komunitas Selandia Baru lainnya yang berduka atas kehilangan ini.”

Menurut Komite Olimpiade, Podmore mewakili negara asalnya di Olimpiade Rio 2016 dan Pesta Olahraga Persemakmuran 2018 di Gold Coast.

“Dia adalah anggota tim yang sangat berharga dan dan selurus komunitas olahraga di Selandia Baru akan merasa sangat kehilangan” kata pernyataan itu.

Dalam sebuah pernyataan kepada NBC News pada hari Selasa, seorang juru bicara polisi Selandia Baru mengatakan: “Pada Senin malam, polisi hadir pada kematian mendadak di sebuah rumah Cambridge. Polisi sedang menyelidiki kematian atas nama koroner. kesimpulan pada waktunya”.

Meskipun penyebab kematian Podmore tidak diketahui, pernyataan Komite Olimpiade merujuk pada sumber daya kesehatan mental para atletnya, termasuk menghubungi psikolog dan layanan konseling.

Image: Olivia Podmore of Canterbury finishes first in the Elite Women Keirin final during the New Zealand Track Nationals on Feb. 4, 2017 in Invercargill, New Zealand.

“Kami memastikan kesejahteraan anggota timnya dan seluruh tim saat kami pulang dari Tokyo,” kata pernyataan itu.

Media Selandia Baru melaporkan bahwa Podmore, yang tidak berlaga di Olimpiade Tokyo, baru-baru ini menggambarkan tekanan olahraga elit di pos media sosialnya, Reuters melaporkan.

“Saat ini, penting bagi kami untuk fokus pada kesejahteraan orang-orang yang ada di sini dan harus menghadapi kerugian ini,” kata CEO Bersepeda Selandia Baru Jacques Landry dalam konferensi pers, menurut Reuters.

“Kami akan memiliki waktu untuk benar-benar meninjau dan melihat apakah dan di mana kami memiliki kesalahan atau di mana kami tidak bertindak dengan benar,” tambahnya.

Baca Juga :  Samsung Luncurkan Projector The Premiers Idamana Para Penggemar Home Teather Dikala Pandemi

Podmore memenangkan perak di sprint tim dan perunggu di time trial di Kejuaraan Dunia Junior 2015 di Astana, melambungkannya ke Olimpiade Rio di mana dia berlari, sprint tim dan keirin meskipun mengalami kecelakaan parah, menurut timnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *